Keresahan Pembudidaya Sidat Indonesia.


cara pembesaran dan pengolahan ikan sidatBeberapa minggu yang lalu timbul keresahan sebuah komunitas Pembudidaya dan pembisnis ikan sidat yang menamakan diri “SIDATERS”. Komunitas ini beranggotakan sekitar 1100 orang pelaku persidatan Indonesia. Saya sendiri termasuk salah satu anggota milis “SIDATERS” karena memang sangat terbatas info-info tentang ikan sidat yang katanya mahal. Aneh juga sih penyuluh perikanan ko belum familiar dengan pasar komoditas ini yang serba tertutup ini. Ya sudah lah ini kan masalah waktu saja, saya optimis kalo komodits ikan berlendir ini akan ramai dibudidayakan pada tahun-tahun yang akan datang, kenapa ? “karena sidat memiliki kandungan nutrisi yang bisa dikatakan setara dengan salmon bahkan untuk kadar nutrisi tertentu melebihi kandungan gizi ikan salmon serta yang terpenting tentunya unsur harga yang menjanjikan”.

Saya coba meneruskan keresahan para sedaters yang tengah dihadapkan oleh permasalahan  adanya isu pengiriman benih sidat (elver)   oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab ke  luar negeri (jepang) serta ada beberapa pihak pengusaha yang mengupayakan lobi ke para pengambil kebijakan untuk melakukan revisi atau mencabut Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.19/MEN/2012 Mengenai larangan eksport anak sidat, elver dan sidat dibawah 150 gram. Wah ini mulai serius nih, dan untuk lebih jelasnya saya sajikan beberapa milis Sidater.

Dear all sidaters ada oknum oknum perusahaan asing disinyalir mengeluarkan/ menyelundupkan glass eel dan elver dari surabaya. mereka juga sedang mempengaruhi pembuat kebijakan di kementrian kelautan dan perikanan/ kkp agar glass eel sidat bisa dikeluarkan.
Akibatnya usaha budidaya ikan sidat di persidatan indonesia akan mati . Mereka berusaha merubah peraturan menteri kelautan dan perikanan ri nomor per.19/men/2012 mengenai larangan eksport anak sidat, elver dan sidat dibawah 150 gram agar diubah menguntungkan mereka tetapi mematikan pembudidaya ikan sidat rakyat, mari berjuang twitter ke sby  @sbyudhoyono  di twitter.  Kita sidaters akan berperang melawan penjajah jika sampai peraturan menteri yang sudah baik itu dirubah karena ada perusahaan asing sidat jepang yang mempengaruhi, sehingga budidaya ikan sidat rakyat mati gara gara anak sidat glass eel dan elver, serta fingerling <= 150 gram dikirim keluar negeri dengan rancangan sistem buka tutup. kita ada dukungan  jendral purn hr nuriana, mantan gub jawa barat yang juga piara sidat, jendral purn solihin gp mantan gub jawa barat, kita akan lakukan pressure. kita akan cari dukungan Fredi Numberi (maaf ini teks asli maksudnya mungkin Menteri Kelautan dan Perikanan, padahal sudah berganti/saya tidak paham maksudnya), Victor Nikijulu. juga tweet ke presiden serentak ribuan sampai puluhan ribu,  agar pengaruh dari perusahaan asing jepang ini yg mau menyelundupkan/ menjarah glass eel, elver, fingerling yg sekarang tidak boleh keluar negeri agar diubah bisa digagalkan. merdeka, jangan mau dijajah dua kali. Salam sidat

Pada bagian ini ada juga surat dari Sidater kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan:

Kepada

Yth: Menteri Kelautan dan Perikanan

Bapak Sharif C. Sutardjo

Dengan Hormat Bapak Sharif C. Sutardjo yth.,

kami dari masyarakat pembudidaya ikan sidat yang tergabung di forum diskusi ikan sidat di http://groups.yahoo.com/group/sidat    1.100 orang di indonesia  , menyampaikan kegalauan kami, tentang usaha usaha perusahaan sidat asing di indonesia, yang mempengaruhi kebijakan menteri, agar merevisi peraturan menteri kelautan dan perikanan  ri nomor per.19/men/2012 mengenai larangan eksport sidat

jika sistem buka tutup pengeluaran anak sidat di indonesia di lakukan,  akan terjadi penjarahan besar besaran anak sidat di indonesia untuk dikirimkan ke luar negeri, juga hancurnya usaha budidaya sidat berbasis masyarakat dan komunitas, karena kelangkaan benih sidat karena habis dijarah asing.

karena itu kami minta perubahan tersebut atas peraturan menteri kkp ri no. per.19/men/2012 tidak dilakukan karena merugikan pembudidaya ikan sidat dalam negeri.

kami mensinyalir ada perusahaan sidat jepang / asing di pelabuhan ratu yg melakukan approach ke pembuat kebijakan di kkp. karena itu kami menggalang kekuatan di media sosial twitter, dan facebook, serta tweet ke presiden agar perubahan peraturan menteri tersebut di gagalkan demi rakyat. karena kami akan mengangkat bambu runcing lagi, jika masalah sidat ini kami dijajah jepang/ asing. kami ribuan akan tweet bertubi tubi ke presiden sby sampai rancangan perubahan yg tidak pro kami pembudidaya sidat sebagai stakeholder. juga kami akan melakukan pressure dari stake holder, dengan bantuan jendral purn solihin gp mantan gubernur jabar, jendral purn hr. nuriana mantan gubernur jabar yg juga pelihara sidat. agar peraturan menteri yg sudah pro pembudidaya tidak dirusak oleh kapitalis asing yg ingin menjarah glass eel, dan elver indonesia.  kalau perlu kami tweet sampai pejabat yg mendukung kebijakan tidak pro rakyat ini lengser semua.

kami sudah kirim maklumat ke seluruh masyarakat perikanan indonesia, sidaters, juga sohib sohib patilers untuk mentweet presiden.

maklumat untuk sidaters

dear all sidaters ada oknum oknum perusahaan asing disinyalir mengeluarkan/ menyelundupkan glass eel dan elver dari surabaya. mereka juga sedang mempengaruhi pembuat kebijakan di kementrian kelautan dan perikanan/ kkp agar glass eel sidat bisa dikeluarkan.

akibatnya usaha budidaya ikan sidat di persidatan indonesia akan mati . mereka berusaha merubah peraturan menteri kelautan dan perikanan ri nomor per.19/men/2012 mengenai larangan eksport anak sidat, elver dan sidat dibawah 150 gram agar diubah menguntungkan mereka tetapi mematikan

pembudidaya ikan  sidat  rakyat.

mari berjuang twitter ke sby  @sbyudhoyono  di twitter.  kita sidaters akan berperang melawan penjajah jika sampai peraturan menteri yang sudah baik itu dirubah karena ada perusahaan asing sidat jepang yang mempengaruhi, sehingga budidaya ikan sidat rakyat mati gara gara anak sidat glass eel dan elver, serta fingerling <= 150 gram dikirim keluar negeri dengan rancangan sistem buka tutup.

kita ada dukungan  jendral purn hr nuriana, mantan gub jawa barat yang juga piara sidat, jendral purn solihin gp mantan gub jawa barat, kita akan lakukan pressure. kita akan cari dukungan fredi numberi, victor nikijuluw, juga presiden dan wapres. juga tweet ke presiden serentak ribuan sampai puluhan ribu,  agar pengaruh dari perusahaan asing jepang ini yg mau menyelundupkan/ menjarah glass eel, elver, fingerling yg sekarang tidak boleh keluar negeri agar diubah bisa digagalkan. merdeka, jangan mau dijajah dua kali.

salam sidat

ariya hendrawan

(sidaters)

dear all sidaters, ini salah satu bentuk draft surat yg bisa ditujukan langsung, ke menteri kkp, untuk menunjukan kita tidak setuju dengan sistem buka tutup eksport anak sidat, yg berpotensi mematikan pembudidaya ikan sidat dalam negeri, karena benih ikan sidat akan sulit didapat, semoga bisa di broadcast secara viral ke menteri kkp.

Sumber : milis Sidaters Groups http://groups.yahoo.com/group/sidat

Iklan

2 Comments Add yours

  1. Dede Munawar berkata:

    betul sekali mari rame2 kita perang melawan penjajah baru.tks

    Suka

  2. atang berkata:

    kalo ada pribumi mau jadi antek antek asing…gebuk aja

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s