Kaltara Menyiapkan SDM Penyuluh


Provinsi Kalimantan Utara merupakan satu provinsi baru di Indonesia, yang memiliki potensi Sumberdaya Kalutan dan Perikanan yang sangat besar bahkan bisa dikatakan potensi ini merupakan yang tersebesar sebelum potensi tambang. Potenis Kelauatan dan Perikanan yang mendesakan untuk dikelola dengan SDM terampil dan profesional. Dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Penyuluh Perikanan/Tenaga Pendamping di Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Bulungan diadakan kegiatan Kegiatan Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia Penyuluh Perikanan Lapangan pada tanggal 12-13 Maret  2014 yang bertempat di Hotel Fortuna Kabupaten Nunukan.

Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia Penyuluh Perikanan di ikuti oleh 30 orang yang berasal dari unsur penyuluh perikanan dari Kabupaten Nunukan sebanyak 20 orang dan 10 orang dari Kabupaten Bulungan. Narasumber kegiatan berasal dari Pemda Provinsi Kalimantan Utara, dan Pusluh KP Badan Pengembangan SDM KP. Kegiatan dibuka oleh Assiten Daerah II yang di dampingi oleh Kepada Bidang Perikanan dan Kelautan Dinas Pertanian Prov. Kalimantan Utara dan Hadiri oleh Kepala Badan Penyuluhan Kabupaten Nunukan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nunukan.

Materi kegiatan yang disampaikan adalah: (1). Kebijakan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan di Provinsi Kalimantan Utara yang disampaikan oleh Asisten Daerah (II) Provinsi Kalimantan Utara; (2).Strategi Peningkatan Kelembagaan Penyuluh Perikanan dalam menyongsong Pasar Bebas 2015 dan Kebijakan Pusat Penyuluhan KP BPSDM KP disampaikan oleh Ir. Akmal Sukri; (3). Peningkatan Kualitas Produksi Perikanan yang ditunjang oleh Kemampuan SDM petugas/Penyuluh Perikanan disampaikan Tatang, S.St.Pi dari Pusat Penyuluhan KP BPSDM KP; (4). Profesionalisme Penyuluh Perikanan dalam melaksanakan Penyuluhan dan Pembinaan Masyarakat Nelayan untuk menjaga Kedaulatan NKRI di Perbatasan disampikan oleh Fahrur Razi, S.ST dari Pusat Penyuluhan KP BPSDM KP.

Kegiatan Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia Penyuluh Perikanan sangat diperlukan oleh penyuluh perikanan, terlihat dalam pelaksanaan kegiatan penyuluh cukup antusias mengikuti kegiatan. Pada pembukaan kegiatan penyuluh perikanan mengusulkan agar pada kegiatan sejenis lainnya kegiatan pelatihan dilengkapi dengan observasi lapang/kunjungan/studi banding dan peserta menghendaki waktu pelatihan yang lebih lama agar materi yang didapat lebih banyak komprehensif dan detil.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s