Teknik Transplantasi karang


8Transplantasi karang merupakan upaya pencangkokan atau pemotongan karang hidup untuk ditanam ditempat lain atau ditempat yang karangnya telah rusak, sebagai upaya rehabilitasi. Saat ini transplantasi karang juga telah dikembangkan lebih jauh untuk mendukung pemanfaatan yang berkelanjutan. Bentuk pemanfaatan transplantasi karang antara lain untuk mengembalikan fungsi ekosistem karang yang rusak sehingga dapat mendukung ketersediaan jumlah populasi ikan karang di alam. Transplantasi karang juga dimanfaatkan untuk membuat lokasi penyelaman (dive spot) menjadi lebih indah dan menarik sehingga dapat mendorong kenaikan jumlah wisatawan. Selain itu transplantasi karang juga dimanfaatkan untuk memperbanyak jumlah indukan dan anakan karang yang laku dipasarkan sehingga dapat mendukung perdagangan karang, sesuai peraturan yang berlaku.Transplantasi merupakan suatu cara efektif untuk menumbuhkan terumbu karang, meski butuh waktu yang lama. Pertumbuhan karang hasil transplantasi berkisar antara 6-24 cm/bulan. Pemilihan lokasi, jenis karang yang ditransplantasi, kesiapan masyarakat pengelola dan kualitas perairan, merupakan kunci keberhasilan transplantasi karang.

Contoh daerah di Indonesia yang terkenal memiliki terumbu karang terbaik di dunia adalah Raja Ampat, Bunaken, atau Wakatobi. Salah satu daerah yang menjadi salah satu tujuan wisata asing yang dilestarikan, tapi ada saja orang-orang yang tidak bertanggung jawab merusak ekosistem terumbu karang disana, lalu bagaimana cara menanggulanginya. Berikut ini merupakan satu upaya konservasi yang perlu dilakukan dan disosialisasikan.

Media

Media untuk transplantasi terumbu karang biasanya berpipa dan berlubang/kerucut, pemilihan media ini agar ikan-ikan masih dapat berenang bebas disekitar media tersebut, pipa yang dipasang berfungsi untuk mengikat karang kecil. Berikut adalah contoh-contoh gambar media untuk tranplantasi: Untuk kali ini metodenya menggunakan media semen atau cor yang dicetak sedemikian rupa.

4

transpalantasi karang1Pertama disiapkan media penanaman terumbu karang yang berupa cor-coran sedimen berbentuk kerucut. Media tersebut dapat dicetak di pantai dan di bagian tengah di pasang pipa PVC atau botol bekas. Fungsi pipa yang di pasang di bagian tengah tersebut adalah sebagai tempat untuk mengikat terumbu karang anakan yang akan ditumbuhkan. Bentuk kerucut berfungsi agar media dapat bertahan dari arus laut yang sangat kuat sehingga dapat tetap berdiri dan tidak mengganggu terumbu yang ditumbuhkan di media tersebut. Adapun fungsi lainnya adalah agar ketika penyusunan media menjadi blok-blok transplantasi terdapat ruang gerak bagi ikan-ikan. Sehingga ikan dapat memiliki tempat hidup, meskipun terumbu karang belum tumbuh. Media transplantasi yang telah diatur menjadi suatu blok-blok transplantasi. Langkah selanjutnya adalah pengikatan terumbu karang anakan di media transplantasi. Misalnya pada gambar di bawah dapat dilihat proses pengikatan salah satu jenis terumbu karang yaitu Acropora sp. sedang diikat di media transplantasi. Pengikatan dilakukan dengan menempelkaan terumbu karang di bagian pipa atau kaleng bekas dengan mengikat menggunakan kabel tip berwarna putih. Jenis karang lain yang digunakan dalam kegiatan transplantasi, yaitu jenis karang yang hidup dan tersedia di masing-masing lokasi kegiatan. Berdasarkan data inventarisasi DKP (2002) beberapa alternatif jenis karang tersebut antara lain : Acrophora tenuis; A. formosa; A. hyancinthus; A, difaricata; A. nasuta; A. yongei; A. digitifera; dan A.glauca.

pengikatan terumbu karang

*Proses pengikatan terumbu karang anakan pada medium transplantasi

8

*Pengecekan ikatan terumbu karang anakan transplantasi

Setelah semua media transplantasi telah diikat dengan terumbu karang yang ingin ditumbuhkan, maka media transplantasi tersebut dibiarkan dalam perairan laut selama lebih kurang 3-6 bulan agar terumbu karang anakan tersebut dapat tumbuh. Setelah beberapa bulan, terumbu karang yang ditransplantasi akan tumbuh dan ikan-ikan serta hewan laut lain dapat menjadikan daerah sekitar media transplantasi sebagai habitatnya yang baru, seperti terlihat pada gambar berikut ini.

mulai tumbuh

*Terumbu karang transplantasi mulai tumbuh

17

*Jenis ikan yang bermain di daerah terumbu karang hasil transplantasi

Jika terumbu karang sudah tumbuh dengan baik dan mulai dewasa, ikan-ikan laut yang termasuk kategori ikan hias akan semakin banyak muncul dan terlihat sangat senang bermain di daerah terumbu karang hasil transplantasi tersebut. Jika terumbu karang sudah sangat dewasa dan tumbuh serta berkembang dengan sangat baik, maka ikan-ikan akan semakin banyak muncul dan jenis ikan yang muncul akan semakin beraneka ragam.

18

*Ikan-ikan menjadikan daerah terumbu karang hasil transplantasi sebagai habitat baru

>>Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan transplantasi karang

Penyediaan bibit karang dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

Sistem perwakilan plot koloni diambil tidak lebih 1/8 bagian dari plot koloni; tidak merusak koloni; sesuai dengan MSY (potensi) di alam/lokasi; pengangkutan bibit dilakukan di dalam air dan dilaksanakan secara hati-hati; diambil dari lokasi yang berdekatan dengan lokasi penempatan media pembibitan; mempunyai kedalaman perairan yang sama dengan kedalaman penempatan media pembibitan; dipilih dari jenis karang yang sehat dan mempunyai pertumbuhan cepat.

Sedangkan cara pemotongan bibit karang dilakukan dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

Bibit karang dipotong dari induk yang besar, sehat dan mempunyai pertumbuhan yang cepat; bibit dipotong dengan panjang lebih kurang 7 cm dengan menggunakan alat pemotong karang yang sesuai; bibit diambil pada bagian tunas atau bagian termuda dari induk; volume pengambilan bibit dari induk tidak boleh melebihi 1/8 bagian dari bagian induk sehingga tidak mengganggu pertumbuhan induk.

Pada pengikatan bibit pada substrat, perlu diperhatikan :

  1. Pengikatan bibit dilakukan didalam air, dengan harapan karang yang ditransplantasi tidak/sedikit mengalami stres).
  2. Pada pengikatan, bibit diikat seerat mungkin dengan menggunakan tali pancing atau klem plastik
  3. Bagian bawah bibit menempel pada substrat dengan posisi tegak terikat erat dengan patok substrat.

Batu karang bisa terkena stress juga karena dia termasuk hewan. Untuk mengurangi stress, karang yang akan ditransplantasi dilepaskan secara hati-hati dan ditempatkan dalam wadah plastik berlubang serta proses pengangkutan dilakukan di dalam air. Sebaiknya operasi ini hanya menghabiskan waktu kurang lebih 30 menit setiap tumpukan karang yang akan dipindahkan. Beberapa teknik untuk melekatkan karang yang ditransplantasi adalah semen, lem plastik, penjepit baja, dan kabel listrik plastik.

Sumber: http://justsandandsand.blogspot.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s