Segudang Manfaat Berendam di Air Laut


pantai-indrayanti-jogjakartaBerendam di air laut memiliki segudang manfaat untuk mendukung kesehatan umat manusia. Berdasar fakta empiris, air laut memang sangat kaya akan kandungan mineral alami yang sangat diperlukan oleh tubuh untuk mendukung kelangsungan hidup sehat. Banyak masalah kesehatan yang teratasi hanya dengan berendam di air laut. Terutama problem kesehatan yang berhubungan dengan gangguan pada kulit, pembuluh darah, saluran pernafasan dan paru-paru.

Beribu manfaat kesehatan berendam di air laut

Suasana pantai dengan pemandangan ke arah laut yang luas tak terhalang apapun, dapat menjadi stimulan relaksasi terbaik bagi manusia. Dan relaksasi adalah cara paling efektif untuk melepaskan sumbatan-sumbatan emosional atau psikis yang mengganjal di dalam diri. Sehingga merendam diri di pantai memiliki manfaat ganda, membantu meredakan masalah kesehatan fisik maupun psikis.

Tradisi Terapi Air Laut

Terapi menggunakan air laut tercatat pertama kali dilakukan oleh Hippocrates pada abad ke 4 SM. Tokoh yang terkenal sebagai bapak kedokteran modern ini menyebutnya: “thalasso theraphy“. Artinya adalah: terapi yang menggunakan air laut.

Hingga sekarang terapi dengan menggunakan air laut terus dilakukan masyarakat. Bahkan menjadi tradisi di banyak tempat di seluruh dunia. Yang paling tersohor barangkali adalah berendam di Laut Mati (Death Sea) di wilayah Israel dan Yordania. Laut Mati adalah perairan yang paling tinggi kadar garam mineralnya. Sehingga disebut-sebut memiliki efek therapeutic terbaik.

Berendam di Laut Mati, Credit images: allwellness.wordpress.com

Terapi gabungan antara thalassotheraphy dan balneotherapy sangat populer dilakukan di Laut Mati. Yaitu terapi dengan cara mandi di kawasan ini Laut Mati dikombinasikan dengan kondisi udara kering dan suhu tinggi yang konsisten. Konon terapi ini mempu meredakan gangguan sakit rematik.

Contoh lain terapi dengan air laut, tak perlu jauh-jauh dicari hingga ke Yordania. Masyarakat di kota Semarang pun sudah terbiasa melakukannya. Cobalah sekali-kali di hari Minggu pagi anda sempatkan berkunjung ke Pantai Marina. Sejak pagi buta, telah banyak warga Semarang berdatangan ke pantai dengan anak-anak yang rata-rata masih kecil, bahkan juga bayi. Anak-anak diajak berendam atau sekedar dimandikan di pinggir pantai. Mereka sangat meyakini bahwa memandikan anak-anak di pantai sangat bermanfaat untuk mengatasi berbagi macam gangguan kesehatan yang sedang diderita anak-anak.

Berendam di Pantai Marina Semarang

Kenapa saya menulis artikel ini?
Ceritanya bermula pada awal bulan Nopember 2015 lalu, kala baru saja pulang dari kunjungan di Bali. Saya merasakan tubuh sangat bugar, padahal sebelum berangkat saya menderita radang tenggorokan yang cukup parah. Namun semua itu seakan lenyap entah kemana, setelah 5 hari – 4 malam berada di Pulau Dewata.

Kejadian ini menimbulkan rasa penasaran. Apa istimewanya berada di Bali. Saya coba mengingat-ingat: apa yang berbeda selama disana! Apakah faktor makanan? Rasanya kok tidak. Justru disana lebih sering makan makanan yang tak sehat, seperti junk food dan teman-temannya. Satu-satunya hal berbeda yang saya lakukan di sana adalah: setiap pagi dan sore jalan-jalan di pantai, dengan kata lain merendam kaki di air laut. Saya sekeluarga memang meginap di hotel dekat dengan pantai kuta, untuk mencapai pantai tinggal jalan kaki beberapa menit saja. Bisa jadi inilah penyebabnya!

Saking penasaran, saya coba berburu referensi baik online maupun buku-buku tentang: manfaat berendam di air laut. Ternyata banyak fakta empiris yang membuktikan bahwa berendam di air laut memiliki segudang manfaat untuk mendukung kesehatan, baik untuk fisik maupun psikis. Paling tidak,  ada 8 alasan kenapa sebaiknya kita sering merendam diri di air laut:

1. Komposisi Air Laut serupa dengan Plasma Darah Manusia
Air laut mengandung 84 elemen penting yang sama dengan yang ditemukan di dalam plasma darah manusia. Meliputi vitamin, garam mineral, dan asam amino. Air laut juga kaya mikroorganisme yang menghasilkan antibiotik, antimikroba dan zat anti bakteri aktif.

2. Panjang umur ala nelayan teluk Okinawa
Menurut studi yang dilakukan oleh Harvard Medical School, para nelayan di Teluk Okinawa Jepang adalah masyarakat yang panjang umur. Konon rata-rata orang Okinawa mampu mencapai usia 100 tahun. Sebagai masyarakat nelayan, kehidupan sehari-hari mereka sangat dekat dengan lingkungan laut. Selalu bersentuhan dan menghirup udara laut. Makanan merekapun sebagian besar juga berasal dari hasil laut.

3. Body grounding
Laut adalah area paling netral dalam kaidah kelistrikan alam. Sehingga menjadi titik “body grounding” (earthing) terbaik bagi manusia. Air laut yang sangat kaya mineral adalah konduktor listrik yang sangat baik. Jauh lebih konduktif dibanding air tawar di pedalaman.

Membiarkan tubuh kita bersentuhan langsung dengan permukaan bumi adalah tips paling dasar agar tubuh bersinergi dengan bumi. Ada sebuah video menarik yang akan menjelaskan tentang apa yang dimaksud dengan body grounding:

4. Exfoliator alami
Spa di seluruh dunia menggunakan garam laut untuk keperluan terapi pijat dan perawatan kecantikan. Garam bertindak sebagai exfoliator alami membantu mengeluarkan racun dari kulit dan mendorong regenerasi sel-sel mati.

Air laut juga bermanfaat membantu mengurangi peradangan dan penyembuhan gangguan kulit seperti dermatitis dan eksim. Sifat antiseptik air laut dapat membantu penyembuhan lecet, luka, ruam, dan juga meningkatkan elastisitas kulit.

5. Mencukupi kebutuhan mineral penting
Air laut memiliki konsentrasi tinggi berbagai macam garam mineral. Saat berendam, kulit tubuh kita akan menjadi membran osmosis. Sehingga mineral penting yang kurang di dalam tubuh akan terisi dari air laut. Mineral-mineral penting yang dibutuhkan tubuh sering tak tercukupi oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari.

6. Meredakan penyakit
Banyak fakta empiris yang membuktikan bahwa berendam di pantai mampu meredakan berbagai macam gejala penyakit seperti:
– Pilek dan flu
– Menyembuhkan bronkitis dan sinusitis.
– Menghirup natrium klorida, atau garam dari air laut, membantu melonggarkan lendir dan mengobati masalah paru.
– Yodium yang terkandung dalam air laut mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh, menjadi antiseptik alami  untuk melawan infeksi dan membunuh parasit, bakteri dan jamur.

7. Anti oksidan
Tak hanya air laut yang bermanfaat, bahkan udara, kelembaban, dan kabut laut merupakan antioksidan yang kuat. Mengandung banyak ion hidrogen bermuatan negatif. Menghirup udara laut dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

8. Pantai adalah tempat relaksasi terbaik
Sinergi antara air laut dengan sinar matahari akan menstimulasi melunturkan berbagai gangguan emosional, seperti depresi, gelisah, cemas, apatis dan sebaginya. Mineral-mineral yang terkandung di air laut seperti magnesium, lithium dan bromin merupakan elemen yang bersifat menstabilkan dan membentuk keseimbangan di dalam otak. Sehingga menstimulasi ketenangan psikologis.

Tingginya kandungan magnesium dalam air laut cukup efisien membantu mengurangi stres, mengendurkan ketegangan otot, dan menginduksi ketenangan psikis. Bahkan beberapa mineral yang terkandung dalam air laut memiliki efek hipnotik alami, meningkatkan kualitas tidur dan membantu menyembuhkan insomnia.

Bagaimana Cara Terapi Air Laut?

Cara paling sederhana adalah dengan merendam kaki. Berjalanlah menyusur tepi pantai, jangan hanya diam di satu tempat. Merendam kaki sambil berjalan seperti ini akan mempercepat sirkulasi darah di dalam tubuh. Sehingga proses penyerapan garam-garam mineral dari air laut ke dalam tubuh akan lebih efektif. Lama waktu merendam antara 20 – 60 menit. Lakukan pada pagi hari setelah matahari terbit atau sore hari menjelang matahari terbenam.

Merendam seluruh tubuh memang cara terbaik. Namun jika tidak memungkinkan, kaki saja cukuplah. Semakin tinggi bagian kaki yang terendam, akan semakin baik. Namun harus tetap waspada pada faktor keamanan. Patuhi rambu-rambu yang ditetapkan oleh petugas keamanan pantai. Biasanya lokasi aman ditandai dengan bendera kuning hingga ke bendera merah. Jangan sampai melanggar bendera merah.

Bagaimana sahabat?
Tidakkah anda tertarik untuk rutin berendam air laut?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s