SUMBERDAYA ALAM KAWASAN PERBATASAN KABUPATEN SARMI


20150919_131509Sarmi adalah salah satu Kabupaten di Provinsi Papua yang letaknya berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik. Kabupaten Sarmi memiliki luas wilayah 17.749 km2. Terbagi menjadi 10 distrik (setingkat kecamatan), 84 kampung, dan 2 kelurahan, dengan Kecamatan Sarmi sebagai ibukota Kabupaten. Sebelumnya, wilayah ini masih berstatus distrik yang ada di Kabupaten Jayapura.

Pada 11 Desember 2002, Sarmi resmi menjadi Kabupaten sendiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2002 tentang pembentukan Kabupaten Sarmi, Keerom, Sorong Selatan, Raja Ampat, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Tolikara, Waropen, Kaimana, Boven Digoel, Mappi, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, dan Kabupaten Asmat. Wilayah Sarmi berbatasan dengan Samudera Pasifik di sebelah Utara, Kabupaten Membramo Raya dan Membramo Tengah di sebelah Selatan, di sebelah Barat juga berbatasan dengan Kabupaten Membramo Raya, dan Kabupaten Jayapura di sebelah Timur. 

Sarmi merupakan akronim dari suku-suku besar yang ada di wilayah tersebut, yakni Sobey, Armati, Rumbuai, Manirem, dan Isirawa. Dalam sejarahnya, antropolog Belanda, Van Kouhen Houven, menyingkatnya menjadi Sarmi. Namun ini sebenarnya belum mencerminkan suku-suku disana mengingat wilayah ini terdapat 87 suku, dan setiap suku memiliki bahasa sendiri-sendiri (Profil Kabupaten Sarmi: www.papua.go.id).

Selain memiliki kawasan pesisir yang berpotensi tinggi, Habupaten Sarmi juga memiliki wilayah hutan yang luas. Berdasarkan data Dinas Kehutanan setempat, diketahui pemanfaatan lahan Kabupaten Sarmi didominasi oleh kawasan hutan dengan luas 1.435.791 ha yang meliputi: kawasan Suaka Alam luasnya 268.398 ha, hutan lindung luasnya 196.456 ha, Hutan Produksi Terbatas 428.039 ha, Hutan Produksi 252.155 ha, Hutan Produksi Konversi luasnya 179.057 ha, areal penggunaan lain luasnya 97.533 ha dan tubuh air mencapai 14.153 ha.  Dari luas kawasan hutan tersebut di atas, terdapat tutupan lahan yang terdiri dari hutan sagu yang terletak sepanjang sungai di belakang formasi hutan nipah yang tidak terjangkau oleh pasang surut air laut. Tanaman sagu ini merupakan tanaman yang banyak terdapat di wilayah Kabupaten Sarmi dan dimanfaatkan oleh penduduk sebagian besar distrik di luar Distrik Sarmi sebagai bahan makanan pokok, terutama penduduk di wilayah pedalaman yang mengalami keterbatasan mengakses atau mengkonsumsi beras.

Selain hutan sagu yang terdapat di wilayah Kabupaten Sarmi, juga terdapat hutan produksi yang dimanfaatkan dan di kelola oleh perusahaan swasta dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Wilayah hutan produksi tersebut yaitu di Distrik Bonggo, Pantai Timur, Pantai Timur Barat dan Pantai Barat.  Usaha Pemanfaatan Hutan di Kabupaten Sarmi masih didominasi oleh Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu, saat ini di Kabupaten Sarmi terdapat 4 Pemegang IUPHHK yang beroperasi.

Hutan produksi pada Kabupaten Sarmi terdiri dari hutan produksi konversi yang tersebar di sepanjang pesisir utara wilayah Sarmi serta hutan produksi terbatas yang berada di bagian pedalaman, seperti di Tor Atas dan Apawer Hulu.  Selain itu Kabupaten Sarmi juga memiliki lahan gambut dengan luas 2.230.618 ha yang tersebar di Distrik Pantai Barat, Sarmi, Pantai Timur, Pantai Timur Barat, Bonggo dan Bonggo Timur, sedangkan hutan mangrove dengan luas 3.191 ha yang tersebar di Distrik Bonggo, Bonggo Timur, Pantai Barat dan Sarmi.

Kawasan hutan lain yang ada di Kabupaten Sarmi adalah hutan lindung, dimana hutan jenis ini umumnya berada pada bagian tengah wilayah Kabupaten, dengan kondisi topografi yang cukup terjal. Sebagian besar masih berupa hutan alami yang masih belum dirambah oleh manusia sehingga kealamian ekosistem atau habitatnya masih terjaga dengan baik. Jenis hewan besar dan liar masih dapat ditemui pada kawasan hutan lindung ini antara lain babi, kanguru, kasuari dan beberapa jenis burung kakatua, elang kepala putih dan jenis cenderawasih. Sebaran kawasan hutan lindung di Kabupaten Sarmi berada pada wilayah Distrik Tor Atas serta Pantai Timur Barat (RPJMD Sarmi 2012-2016).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s