Pilihan Investasi Perikanan di Kab. Sarmi – Papua


18Kabupaten Sarmi merupakan salah satu daerah di Provinsi Papua yang memiliki potensi kelautan dan perikanan sangat besar. Potensi Perikanan, Tangkap, Budidaya Laut dan Air Tawar serta Potensi Wisata Bahari tidak kalah menarik untuk menjadi salah satu referensi investasi di Indonesia Timur.

Bidang Perikanan tangkap Kabupaten Sarmi Keanekaragaman jenis ikan yang sering ditangkap sangat tinggi, seperti ikan tenggiri, ikan tuna, serta ikan kakap merah. Presentase jumlah ikan tenggiri yang ditangkap mencapai 150-200 kg/ hari atau sekitar 50 ekor ikan/hari, sedangkan untuk presentase ikan tuna hingga 20 ekor ikan/hari dengan berat yang berbeda-beda. Hasil yang tak berbeda juga ditunjukkan oleh jenis ikan kakap merah, pada musim baik sekitar 40 ikan per hari mampu didapatkan oleh nelayan, sungguh potensi yang belum optimal untuk dimanfaatkan walaupun saat ini ada kendala suplay bahan bakar yang belum mencukupi kebutuhan nelayan. Permasalahan BBM ini semoga secara bertahap dapat diatasi, karena pemerintah dengan skema kartu nelayan, secara penuh dapat mengatasi masalah kelangkaan BBM.

Sarmi akan memiliki coolstorage yang akan bagun KKP yang tergantung komitmen pemerintah daerah dalam hal penyediaan lokasi (tanah) yang clear and clean. Pasar terdekat bagi ikan dan udang yang dihasilkan nelayan sarmi dipasarkan ke Jayapura melalui transportasi daratyang sudah bagus dengan waktu tempuh 4,5-6 jam, maka diperlukan pula mobil box untuk mengangkut hasil nelayan. Harga ikan yang dijual ikan tenggiri Rp. 30.000/kg, Tuna Rp. 20.000/kg dan harga ikan kakap merah Rp. 50.000/ikat. Potensi perikanan tangkap di kampung Sawar salah satunya cukup besar namun belum ditingkatkan mengingat alat tangkap yang digunakan masih tradisional. Dan juga nelayan baik di kampung Sawar dan Pulau Liki tidak memakai rumpon sebagai tempat mencari ikan. Hasil tangkapan nelayan hanya untuk kebutuhan saat itu juga, belum ada upaya untuk ditingkatkan pada produksi yang lebih besar. Pemerintah setempat bahkan membangun sebuah pasar ikan khusus di kampung Sawar, namun tidak dimanfaatkan dan dibiarkan terbengkalai begitu saja, karena nelayan setempat hanya menjual ikan di depan rumah masing-masing.

Potensi Kabupaten Sarmi yang tidak kalah menarik adalah budidaya air tawar (kolam, keramba, jaring apung) dan budidaya air payau (tambak) cukup besar. Potensi budidaya ikan air tawar terdapat di daerah aliran sungai dan tandon/cekdam dengan memanfaatkan sisi sungai yang potensial untuk pengembangan budidaya ikan dalam keramba dan jaring apung. Kegiatan budidaya air tawar di Kabupaten Sarmi masih bersifat tradisional dengan memanfaatkan pekarangan rumah yang kosong sebagai sarana alternatif peningkatan ekonomi rumah tangga. Terdapat Balai Benih Ikan (BBI) Sewan, distrik Sarmi Timur, Distrik Bonggo dan Bonggo Timur. Balai Benih Ikan (BBI) Sewan yang dibangun tahun 2013 belum pernah difungsikan, sehingga memerlukan upaya khsusus untuk mengembalikan fungsi kerena belum ada fasilitas utama seperti Listrik, Air, Blower dan fasilitas pendukung lainnya. Kelompok pelaku utama yang sudah menginisiasi pembudidayaan ikan nila, mas dan ikan lele berada di kampong sewan dengan nama Cyprinus caprio dengan ketua Bastian Takerbak yang secara tradisional sudah 5 tahun membudidayakan ikan air tawar.

Jasa Kelautan         Akan tetapi, pada saat kunjungan lapangan, tidak ditemukan peta lokasi obyek wisata atau informasi mengenai pariwisata di Kabupaten Sarmi. Selain itu, di depan Pulau Liki yaitu pulau Armo, juga memiliki spot untuk wisata ikan lumba-lumba. Masyarakat setempat paham betul waktu-waktu keluar dan bermainnya ikan lumba-lumba. Potensi besar dari jasa kelautan ini harus digenjot secara professional agar wilayah perairan Sarmi yang memiliki daya tarik tersendiri ini tidak hanya bisa menarik wisatawan, namun juga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Sebagai wilayah pesisir, Sarmi menjanjikan untuk dikembangkan potensi jasa kelautannya. Sarmi juga dikenal dengan sebutan kota ombak. Gelombang ombak sangat bagus untuk dijadikan sebagai olah raga surfing, terutama di Pulau Liki. Pantai di Pulau Liki sangat putih dan halus.Berdasarkan diskusi dengan masyarakat setempat, sudah beberapa kali turis asing datang ke Pulau Liki dan Pulau Armo untuk melakukan surfing. Terumbu karang yang masih terjaga karena masyarakat yang masih mempertahankan kearifanlokal dalam menjaga laut, sangat bagus untuk wisata bawah laut seperti snorkeling dan diving.

Sumber: Data Primer Hasil Identifikasi

One thought on “Pilihan Investasi Perikanan di Kab. Sarmi – Papua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s