Fortifikasi Diet Nukleotida pada Pakan Ikan


Harga pakan ikan yang semakin tinggi dengan persentase terbesar pada cost kegiatan budidaya telah menimbulkan permasalahan tersendiri. Banyak penelitian mengusung tema pakan ikan, dengan salah satu tujuan diantaranya agar memberikan nilai Food convertion rate dan performance baik, seperti subtitusi protein tepung ikan dengan tepung nabati (kedelai, biji kapuk, buah karet, limbah peternakan, limbah indutri pangan dan; meningktkan kecernaan pakan melalui penggunaan probiotk, serta banyak sekali upaya lain yang dalam katagori modivikasi pakan ikan, termasuk melalui fortifikasi bahan nukleotida (NT) atau protein sel. Diet Nukleotida pada pakan ikan sebenarnya masih belum berkembang dengan baik di Indonesia, selain harga bahannya mahal, belum banyak tenaga ahli bioteknologi yang focus untuk mengembangkan subtansi molekuler nukleotida pada diet pakan ikan.

Peran nukleotida dalam diet pakan ikan telah banyak dipelajari selama lebih dari 25 tahun. Disamping kemungkinan keterlibatan dalam perilaku makan ikan dan biosintesis asam amino non-esensial, fortifikasi diet nukleotida telah menunjukkan sebagai suplemen makanan untuk meningkatkan kekebalan dan daya tahan terhadap penyakit ikan. Penelitian tentang fortifikasi diet nukleotida pada pakan ikan telah menunjukkan kemungkinan yang sangat signifikan pada upaya meningkatkan pertumbuhan tahap awal pemeliharaan, meningkatkan kualitas larva melalui induk ikan yang fortifikasi diet nukleotida, mengubah struktur usus, meningkatkan toleransi stres serta memodulasi respon imun bawaan dan adaptif. Pada penelitian yang lain menyatakan bahwa ikan yang mengkosumsi pakan dengan fortifikasi nukleotida umumnya telah menunjukkan peningkatan ketahanan terhadap infeksi virus, bakteri dan parasit.

Meskipun terjadi respon fisiologis yang kuang konsisten, suplementasi pakan NT telah menunjukkan pengaruh menguntungkan yang cukup baik pada tahap perkembangan awal, akan tetapi banyak pertanyaan mendasar masih belum terjawab, pengamatan sejauh ini berpendapat bahwa nukleotida bersifat non-esensial untuk ikan, dan penelitian lebih lanjut dari diet nukleotida pada pakan dinyatakan aman diterapkan pada akuakultur. Namun, saat ini ada banyak kesenjangan dalam pengetahuan yang ada tentang aplikasi nukleotida eksogen untuk ikan termasuk berbagai aspek pencernaan, penyerapan, metabolisme, dan pengaruh pada berbagai respon fisiologis terutama ekspresi immunogen dan modulasi produksi imunoglobulin. Informasi tambahan juga diperlukan dalam hal waktu tanggap/terkait ukuran dan dosis yang tepat serta waktu pemberian yang tepat. Penelitian lebih lanjut di bidang ini harus dipercepat sehingga dapat dijadikan dasar untuk mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika  Serikan (Aggett et al., 2003).

Meskipun upaya awal dalam perkembangan suplemen pakan nukleotida untuk ikan bisa ditelusuri ke awal 1970-an, penelitian pada waktu itu terutama difokuskan pada efek kemungkinan respon kimia dari senyawa ini (Mackie, 1973; Kiyohara et al, 1975.; Mackie dan adron 1978). Dunia memiliki perhatian yang tinggi pada suplementasi nukleotida untuk ikan terdorong oleh laporan dari Burrells et Al. pada tahun 2001 yang menunjukkan bahwa suplementasi diet nukleotida dapat meningkatkan ketahanan ikan golongan salmonid dari infeksi virus, bakteri dan parasit serta meningkatkan efektifitas vaksinasi dan kapasitas osmoregulasi. Sampai saat ini, penelitian yang berkaitan dengan nutrisi nukleotida pada ikan telah menunjukkan perkembangan lebih konsisten dan mendorong hasil yang bermanfaat dalam pengelolaan kesehatan ikan

Bahan Bacaan:

Aggett, P., Leach, JL, Rueda, R., MacLean, WC, 2003. Inovasi dalam pengembangan formula bayi: penilaian ulang dari ribonucleotides pada tahun 2002.

Kiyohara, S., Hidaka, I., Tamura, T., 1975. respon Gustatory di puffer-II. analisis serat tunggal. Banteng. JPN.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s